Kudeta Gagal di Era Modern



Kudeta adalah tindakan pengalihan kekuasaan dari pihak penguasa kepada pemberontak. Dilakukan dengan cara tidak resmi, penuh resiko  dan seringkali bersifat anarkis. Sebelum memasuki era modern atau abad 20 kudeta seringkali terjadi di negara – negara dunia. Hal ini terjadi karena sistem pemerintahan di zaman dahulu cenderung belum stabil. 

Apalagi saat itu terjadi perang dingin dimana kedua negara adigdaya Amerika Serikat dan Uni Soiviet saling mendukung negara lain untuk melakukan kudeta. Namun setelah abad ke 20 atau memasuki zaman modern kudeta lebih jarang terjadi. Karena sistem pemerintahan relatif stabil    dan bila terjadi melibatkan demonstrasi rakyat atau tentara. Contoh kudeta yang didalangi oleh demonstrasi rakyat adalag kudeta yang terjadi di Libya. Dimana dalam kudeta yang diawali dengan demonstrasi itu menjatuhkan Presiden Muammar Khadafi. Sedangkan kudeta yang dilakukan oleh tentara terjadi di Mali pada tanggal 21 Maret 2012. Yang tersulut karena militer tidak terima cara penanganan presiden Mali yang lunak terhadap pemberontak.

Namun kudeta di era modern ini tidak selalu berhasil dengan baik. Seringkali terjadi kegagalan di dalamnya. Terjadi karena Seperti kurang bantuan dari personil atau tidak mendapatkan dukungan dari rakyat. Dapat pula terjadi karena pihak penguasa sendiri terlalu kuat dilawan. Contoh kudeta yang gagal di era modern seerti pemberontakan di Turki, Venezuela hingga di Suriah yang terjadi hingga saat ini.

1.Kudeta Turki menjatuhkan  Presiden Recep Erdogan

Kudeta Turki menjatuhkan  Presiden Recep Erdogan via republika.co.id

Turki yang sekarang dipimpin oleh Presiden Recep Erdogan ternyata pada tahun 2016 pernah mengalami kudeta. Dimana kudeta yang terjadi pada tanggal 5 Juli 2016 ini dilakukan oleh salah satu kelompok di Angkatan Darat Turki. Kudeta ini dilakukan dengan cara memberlakukan jam darurat malam, membuat pengakuan bahwa Angkatan Darat Turki telah menguasai negara, menangkap Presiden Recep Erdogan, menguasai Stasiun Radio dan Televisi milik pemerintah dan menutup bandara, mengebom parlemen. 

Namun kudeta itu gagal karena  Presiden Recep Erdogan berhasil melarikan diri kemudian melakukan konferensi pers agar rakyat melawan kudeta itu. Selain tidak semua personil Angkatan Darat membantu kudeta tersebut. Helipkopter milik tentara yang melakukan kudeta juga berhasil ditembak Pesawat F-16 yang masih pro terhadap pemerintah  Presiden Recep Erdogan. Dimana helipkopter itu ditembak jatuh karena membunuh 17 polisi yang menentang kudeta tersebut.

Setelah kudeta kemudian  Presiden Recep Erdogan melakukan pembersihan besar – besaran terhadap pihak yang dicurigai. Yakbi 8000 polisi dipecat, 2700 jaksa dipecat dan 6000 tentara dipenjara. Sebelumnya banyak pihak menduga tentara akan berhasil dalam kudeta itu. Namun Presiden Manduro sudah antisipas terlebih dahulu dengan menggandeng para kelompok – kelompok muslim. Sehingga mereka yang berdemonstrasi pertama menentang kudeta militer ini. Sebab bila tidak dilakukan pada akhirnya militer akan memberlakukan darurat militer yang berimbas pada penindasan terhadap kelompok – kelompok muslim ini.

2.Kudeta Venezuela menjatuhkan Presiden Nicholas Manduro 

Kudeta Venezuela menjatuhkan Presiden Nicholas Manduro
Kudeta Venezuela menjatuhkan Presiden Nicholas Manduro via liputan6.com

Presiden Nicholas Manduro adalah presiden ke 73 dari Republik Venezuela yang beraliran sosialis ini. Dimana negara ini merupakan sekutu sejati dari Rusia. Sehingga tidak heran Amerika Serikat sangat berupaya untuk menurunkan  Presiden Nicholas Manduro. Cara menurunkannya adalah membuat kondisi rakyat Venezuela mengalami krisis ekonomi. Dengan cara memberlakukan boikot ekonomi dan berbagai sanksi untuk negara Venezuela. Hal ini dilakukan pula oleh para sekutu Amerika Serikat.

Ditambah pula kebijakan pemerintah menetapkan harga kebutuhan pokok murah sehingga pabrik merugi. Hal ini mengakibatkan terjadi inflasi besar – besaran.  Akibatnya Venezuela mengalami krisis yang menyebabkan inflasi besar – besaran, harga kebutuhan pokok meroket naik, kejahatan naik dan tingkat imigrasi sangat tinggi.

 Di titik inilah kemudian muncul kudeta yang dilakukan oleh Juan Guadio. Dimana Juan Guadio yang didukung Amerika Serikat ini mendampuk dirinya sebagai pemimpin Venezuela. Dimana dalam kudeta ini Juan Guadio menyerukan agar rakyat turun ke jalanan pada tanggal 30 April 2019. Dimana dalam demonstrasi yang didukung oleh ribuan pendukung Juan Guadio bentrok dengan pendukung  Presiden Nicholas Manduro. Hasilnya kudeta gagal dan menghasilkan 78 orang terluka akibat demonstrasi tersebut. Setelah kudeta gagal tersebut sebanyak 25 tentara Venezuela beramai – ramai meminta suaka politik kepada negara Brazil.

Sementara Juan Guadio meski sudah kalah secara formal dia tetap menyatakan sebagai presiden intern Venezuela. Dimana keputusannya didukung oleh negara – negara musuh  Presiden Nicholas Manduro seperti Amerika Serikat dan sekutunny.

3.Kudeta terhadap Presiden Suriah  Bashar Al Assad

Kudeta terhadap Presiden Suriah  Bashar Al Assad
Kudeta terhadap Presiden Suriah  Bashar Al Assad via kompas.com

Presiden Bashar Al Assad yang bergelar dokter spesialis mata. Dimana dia menggantikan ayahnya yang sebelumnya meninggal di kantor. Dimana dia menjabat sebagai presiden mulai tanggal 17 Juli. Namun disaat kepemimpinannya terjadi demonstran menentang kepeminannya pada tahun 2011. Dimana demonstrasi ini ditunggangi oleh Amerika Serikat yang berharap kejatuhannya. Sebab di kawasan Timur Tengah  Presiden Bashar Al Assad pendukung Rusia.

Kemudian demonstrasi ini berujung kepada upaya kudeta. karena para demonstrasi menjadi pasukan tentara bersenja. Dimana para pemberontak ini menamai diri mereka Tentara Pembebasan Suriah. Mereka didukung suplai senjata oleh Amerika Serikat. Sedangkan Presiden Bashar Al Assad didukung Rusia dan Iran. Dalam perang saudara ini semua pihak menuduh musuh menggunakan senjata kimia. Sebelumnya tentara pemerintah tersudut namun mulai tahun 2018 keadaan berbalik. Dimana 60 % wilayah Suriah dikuasai oleh pemerintah dan sisanya dikuasai oleh pemberontak. Berita terbaru pihak Turki juga menyatakan ikut dalam perang tersebut dengan ikut membombardir wilayah yang dikuasai oleh  Presiden Bashar Al Assad.

4.Kudeta terhadap Presiden Filipina Gloria Macapal Arroyo

Kudeta terhadap Presiden Filipina Gloria Macapal Arroyo
Kudeta terhadap Presiden Filipina Gloria Macapal Arroyo via viva.co.id

Presiden Gloria Macapal Arroyo adalah presiden yang memerintah ke 14 di Filipina. Dimana ayahnya sebelumnya adalah Presiden Filipina yang ke 9. Dimana Presiden Gloria Macapal Arroyo ini banyak mempunyai musuh politik terutama dari mantan Presiden Joseph Estrada yang dipenjara karena tuduhan korupsi. Hingga tahun 2005 saat periode kepemimpinannya yang keduaa dituduh curang dalam Pilpres 2004. Hal tersebut berdampak mundurnya kesepuluh menteri di kabinetnya. Dimana kasus ini tetap bergulir hingga saat ini namun selalu ditunda karena kondisinya yang sakit. 

Saat Presiden Gloria Macapal Arroyo memerintah pada tangal 27 Juli 2003 terjadi pemberontakan yang dilakukan oleh 300 perwira muda atau lebih populer disebut Pemberontakan Oakwood. Dalam pemberontakan ini dipimpin oleh Antonio Trillanes IV seorang Letnan Angkatan Laut Filipina. Perwira berusia 32 tahun ini menyatakan bahwa kudeta dilakukan untuk protes atas keadaan tentara. Dimana tentara berpangkat kecil harus bertarung melawan pemberontak di daerah rawan. Namun para pejabat militer hidup enak menikmati fasilitas negara. Dia juga menuduh bahwa pejabat militer sengaja memelihara Pemberontak Moro agar mereka mendapatkan bantuan dari Amerika Serikat.

Dalam pemberontakan ini para pemberontak menguasai hotel mewah bintang lima yang berada di jantung Ibu Kota Manila. Selain itu mereka juga menguasai stasiun televisi dan menyampikan unek – unek mereka disana. Namun pemberontakan ini gagal karena tidak ada tentara lain yang mendukung. Selain itu para pemberontak juga menyerah setelah Presiden Gloria Macapal Arroyo berjanji memberikan amnesti kepada mereka yang menyerah. 

5.Kudeta gagal oleh perwira militer di Gabon

Kudeta gagal oleh perwira militer di Gabon
Kudeta gagal oleh perwira militer di Gabon via the1873tv.com

Pada tanggal 7 Januari 2019 terjadi kudeta gagal yang dilakukan oleh perwira militer namun segera digagalkan oleh perwira militer lainnya yang pro pemerintah. Setelah kudeta berhasil digagalkan kemudian Presiden Gabon Ali Bongo Indimb menetapkan aturan pemutusan jaringan internet dan mematikan layanan penyiaran.

Kudeta ini terjadi saat Presiden Gabon Ali Bongo Indimb tengah menjalani pengobatan stroke di Arab Saudi. Dimana para tentara pemberontak mengambil alih stasiun radio dan televisi. Kemudian perwira militer bernama Letnan Kelly Ondo Obiang lewat televisi nasional berorasi. Dia menamai dirinya kelompok Patirotic Movement of the Defence and Security Forces of Gabo. Dia menyerukan penurunan Presiden Gabon Ali Bongo Indimb karena dianggap sudah tidak berjiwa demokratis. Kemudian pasukan keamanan Presiden Gabon Ali Bongo Indimb segera melakukan penyerbuan ke stasiun televisi tersebut. Para kaum pemberontak berhasil dilumpuhkan dan keadaan berhasil dipulihkan. Dalam kudeta itu sebanyak dua tentara pemberontak tewas dan empat perwira militer ditangkap.

Sumber 

https://www.google.com/amp/s/amp.tirto.id/kudeta-putus-asa-militer-turki-bulx

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Upaya_kudeta_Turki_2016

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Juan_Guaid%C3%B3

https://m.detik.com/news/bbc-world/d-4178357/venezuela-kaya-minyak-tapi-mata-uangnya-anjlok-bagaimana-bisa

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Perang_Saudara_Suriah

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Bashar_al-Assad

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Gloria_Macapagal-Arroyo

https://www.google.com/amp/s/majalah.tempo.co/amp/luar-negeri/89479/patah-tumbuh-dalam-kudeta&user=register

https://m.cnnindonesia.com/internasional/20190108100617-127-359194/perwira-militer-gabon-menggelar-kudeta-tetapi-gagal

anehtapinyatadotnet

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

facebook comments:

Leave a Reply