Misteri Stephen McKerron, Bocah 5 Tahun yang Menghilang Tanpa Jejak



Kasus orang hilang bukanlah peristiwa yang diharapkan oleh setiap orang. Terlebih jika yang hilang adalah orang dekat kita sendiri. Banyak kasus orang hilang yang berakhir bahagia karena orang yang awalnya dikabarkan hilang bisa kembali bersama-sama lagi dengan keluarganya dalam kondisi selamat. Namun tidak jarang seseorang yang dikabarkan hilang kelak ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Kasus itulah yang terjadi pada Stephen McKerron, seorang bocah berusia 5 tahun asal Skotlandia yang menghilang tanpa sebab yang jelas sebelum kemudian ditemukan tewas beberapa hari kemudian. Walaupun jasadnya sudah ditemukan, kasus hilangnya McKerron hingga sekarang masih menjadi salah satu kasus paling membingungkan yang pernah terjadi di Skotlandia. 

Peristiwa hilangnya McKerron mengambil tempat di Butlin’s Ayr, sebuah kompleks taman hiburan di South Ayrshire, Skotlandia, yang sudah dibuka sejak tahun 1946 dan sempat beberapa kali berganti nama. Terhitung sejak tahun 1999 hingga sekarang, Butlin’s Ayr dikenal dengan nama Craig Tara.

Nasib naas yang menimpa McKerron sendiri bermula ketika ia mengunjungi Butlin’s Ayr pada tanggal 19 September 1988 dengan ditemani oleh paman dan bibinya, Ian dan Lyn Sneddon. Awalnya segalanya berjalan normal-normal saja. Dengan dipenuhi perasaan gembira, ketiganya berkeliling kompleks taman hiburan untuk mencoba beraneka macam wahana.

Hingga pada suatu ketika, McKerron sedang bermain-main di dekat tangga berjalan sambil diawasi oleh pasangan Sneddon dari kejauhan. Dalam sekejap, McKerron terlihat menghilang di balik kerumunan sebelum kemudian tidak pernah terlihat lagi. Pasangan Sneddon awalnya tidak merasa curiga dan mengira kalau McKerron tidak terlihat semata-mata karena kondisi Butlin’s Ayr yang sedang ramai.

Saat McKerron tidak kunjung menampakkan diri lagi, pasangan Sneddon memutuskan untuk mulai mencarinya. Mereka berdua berkeliling ke seantero kompleks taman untuk menemukan keponakannya, namun hasilnya nihil. Mereka juga sempat memanggil-manggil nama McKerron, tetapi hasilnya sama saja. McKerron menghilang seolah-olah baru saja ditelan bumi.

Pasangan Sneddon mencoba untuk tidak panik. Namun setelah bersusah payah melakukan pencarian selama tengah jam, keduanya mulai dilanda perasaan cemas dan merasa ada sesuatu yang tidak beres. Keduanya lantas menghubungi pihak berwajib yang kemudian melakukan pencarian ke seantero Butlin’s Ayr dan kawasan sekitarnya hingga radius sejauh 5 mil.

Meskipun pencarian intensif sudah dilakukan, polisi masih belum berhasil menemukan keberadaan McKerron. Namun polisi masih belum menyerah. Hanya dalam waktu singkat, pencarian ini dengan cepat berkembang menjadi salah satu aktivitas pencarian orang hilang terbesar yang pernah berlangsung di Skotlandia.

Tidak main-main, sebanyak ratusan orang polisi dan relawan yang dibantu oleh anjing pelacak diterjunkan ke lapangan. Selebaran orang hilang yang menampilkan wajah McKerron disebar. Bahkan tim penyelam dan pesawat yang dilengkapi kamera inframerah turut dikerahkan untuk menemukan McKerron atau setidaknya mendapatkan jejaknya. Namun bak mencari jarum di tengah-tengah tumpukan jerami, segala upaya tersebut tetap tidak membuahkan hasil.

Spekulasi kalau McKerron menjadi korban penculikan dan dibawa ke tempat yang jauh pun lantas menyembul ke permukaan. Terlebih lagi karena ada seorang saksi yang mengaku sempat melihat seorang pria tak dikenal sedang bersama McKerron di sebuah kafe. Sejumlah saksi lain juga mengaku kalau mereka sempat melihat McKerron bergandengan tangan dengan seorang pria.

Meskipun begitu, tidak diketahui apakah pria tersebut memang benar merupakan penculik McKerron. Pasalnya menurut salah seorang saksi, pria yang bersangkutan terlihat bukan ingin membawa pergi McKerron, namun justru ingin mempertemukan McKerron dengan paman serta bibinya.

Normalnya semakin banyak laporan kesaksian yang muncul, maka semakin mudah untuk mendapatkan gambaran peristiwa suatu kasus dan menemukan pemecahannya. Namun untuk kasus hilangnya McKerron, laporan-laporan kesaksian yang terkumpul justru malah membuat kasus ini semakin rumit. 

Menurut salah seorang saksi misalnya, ia sempat melihat McKerron mencoba memanjat pagar setinggi hampir 2 meter hanya beberapa saat sebelum ia diketahui menghilang. Lalu menurut pengakuan sejumlah pengendara mobil yang kebetulan ada di dekat lokasi, mereka mengaku sempat melihat McKerron berjalan sendirian menyusuri jalan raya Ayr-Turnberry.

Jika semua laporan kesaksian di atas memang sesuai dengan realita di lapangan, maka kita bisa memperkirakan kalau McKerron sempat bertemu dengan seorang pria asing yang mencoba menolongnya, namun kemudian berpisah. Sesudah itu, McKerron pergi keluar kompleks taman hiburan seorang diri dan tidak pernah kembali lagi.

Namun jika memang demikian kejadiannya, pertanyaan baru pun timbul. Kenapa orang-orang yang dikerahkan untuk menemukan McKerron tidak ada satu pun yang melihatnya? Bagaimana bisa anak sekecil itu pergi sendirian selama beberapa hari tanpa diketahui oleh orang lain? Bagaimana ia  bisa berjalan sendirian begitu jauh meskipun lingkungan sekitarnya tergolong sebagai lingkungan dengan medan yang sulit dijelajahi, bahkan oleh orang dewasa?

Tanggal 2 Oktober 1988, misteri keberadaan McKerron akhirnya terjawab. Seorang wanita yang sedang berjalan-jalan bersama dengan anjingnya di Carrick Hills – jaraknya kurang lebih 6 mil dari Butlin’s Ayr – menemukan jasad seorang bocah terbaring di sebuah parit. Hasil pemeriksaan menunjukkan kalau bocah tersebut memang benar merupakan McKerron. Namun sesudahnya muncul pertanyaan baru mengenai penyebab kematiannya, serta apa yang terjadi sesudah ia menghilang dan sebelum ia meninggal.

McKerron awalnya diduga meninggal akibat dibunuh oleh orang yang menculiknya. Namun dugaan tersebut tidak terbukti karena polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. Polisi lantas menyatakan kalau McKerron meninggal akibat terpapar cuaca dingin. 

Yang membingungkan adalah saat menghilang, McKerron mengenakan jaket tebal untuk melindunginya dari cuaca dingin. Namun saat mayatnya ditemukan, ia sudah tidak lagi mengenakan jaket dan hanya mengenakan kaos t-shirt. Apakah ia sendiri yang melepas jaketnya dan lupa memakainya kembali? Atau ada orang yang mengambil jaketnya?

Keanehan mengenai mayat McKerron masih belum berhenti sampai di sana. Saat menghilang, McKerron mengenakan kaos kaki dan sepatu. Namun saat mayatnya ditemukan, ia terlihat masih mengenakan sepatu, namun kaos kakinya sudah dilepas dan disimpan di dalam sakunya. 

Yang membuat pemandangan ini terasa misterius adalah menurut pengakuan ayahnya, McKerron kecil tidak tahu cara mengikat sepatunya sendiri. Seolah-olah ada orang yang dengan sengaja menanggalkan sepatu McKerron, melepas kaos kakinya, memasukkan kaos kakinya ke dalam saku McKerron, lalu kemudian memakaikan sepatunya kembali.

Dengan berdasarkan bukti-bukti yang ada, polisi Skotlandia lantas menyimpulkan kalau kematian McKerron terjadi akibat sebab alamiah. Menurut penjelasan resmi polisi, McKerron kabur dari taman hiburan, berkelana sendirian hingga keluar dari radius pencarian polisi, kemudian meninggal saat mencoba berlindung dari udara dingin. Dan sebelum meninggal, McKerron tanpa alasan yang jelas menanggalkan jaketnya sendiri dan mengantungi kaos kakinya.

McKerron sendiri diketahui terlihat berada dalam kondisi gembira sebelum kemudian menghilang secara tiba-tiba. Lantas, jika kejadiannya memang benar sesuai dengan penjelasan resmi pihak kepolisian, apa alasan McKerron nekat berjalan jauh sendirian hingga akhirnya kehilangan nyawanya sendiri?

Kalau menurut Gerry Gallacher yang turut menyelidiki kasus ini, McKerron mungkin nekat berkelana sendirian karena ia merasa kurang betah di rumahnya yang sekarang. Jadi ketika ia sedang berada di luar, ia lantas nekat menempuh perjalanan jauh supaya bisa bertemu dengan orang tua kandungnya di Hamilton. 

Walaupun penjelasan tersebut terlihat masuk akal, tidak sedikit pula yang bersikap skeptis dan berspekulasi kalau McKerron aslinya adalah korban penculikan yang sempat dibawa keluar daerah sebelum kemudian dibuang ke dalam parit. 

Apapun kejadian sebenarnya, pada akhirnya kasus hilang dan tewasnya McKerron menjadi salah satu kasus paling misterius di Skotlandia hingga sekarang. Sekaligus menjadi pengingat kepada mereka yang memiliki anak atau keponakan kecil supaya tidak pernah mengendurkan pengawasannya ketika sedang berada di keramaian.

anehtapinyatadotnet

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

facebook comments:

Leave a Reply