Hukum Seumur Hidup Pemerkosa!



ngulik_news_Pelaku-pemerkosaan-di-dalam-angkotJAKARTA – Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mengecam sekaligus sangat mengkhawatirkan terus berulangnya kasus perkosaan di angkot. Hal ini karena langkah yang diambil oleh pemerintah lebih tampak tambal sulam daripada pendekatan komprehensif.

“Rasa aman adalah hak tiap warga negara, sebagaimana dijamin dalam Konstitusi, Pasal 28G. Oleh karena itu, Negara dan seluruh perangkatnya bertanggung jawab untuk menjamin rasa aman khususnya perempuan lintas usia yang rentan menjadi sasaran kekerasan seksual baik di ranah domestik maupun publik,”ujar Ketua Komnas Perempuan, Yuniyanti Chuzaifah dalam siaran persnya kepada Tribunnews.com, Selasa(24/1/2012).

Komnas Perempuan lanjut Yuniyanti juga mendesak Presiden penting untuk menyatakan sikap dan langkah progresif menangani kasus serius ini.Pihak ‪Kepolisian kata Yuniyanti juga harus melakukan terobosan radikal untuk pencegahan dan penanganan agar pelaku tak merasa dapat peluang, selain tetap harus perketat patroli, bangun hotline 24 jam dan  unit cepat tanggapi pengaduan.

“Hukum pelaku seumur hidup bukan hukuman rendah atau penyelesaian “damai” yang tidak memicu jera,”jelasnya.

Lebih jauh Yuniyanti menambahkan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Sosial dan Dinas Sosial, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak DKI Jakarta wajib memastikan layanan terbaik dan bebaskan biaya sebagai hak dasar pemulihan korban‬. Begitu pula Kementerian Perhubungan khususnya Kadishub DKI harus bertanggung jawab untuk memulihkan rasa aman perempuan pengguna transportasi publik.

“Jelaskan pada masyarakat langkah untuk pastikan tidak berulang, juga siap dievaluasi kemampuannya dalam melaksanakan tanggung jawabnya. Media harus turut melindungi korban dengan tetap menjaga kerahasiaan identitas, tidak terbatas pada nama, tapi semua hal yang dapat merujuk dan memudahkan korban terakses oleh pihak manapun. Serta tidak menyalahkan korban sebagai bagian hak utama korban yg harus dipenuhi,” katanya.  [TRIBUNNEWSdotCOM]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

facebook comments:

Leave a Reply