Cemburu, Pria Homo Nekat Bius 15 Korban



ngulik_news_ilustrasiNGANJUK – Setelah melakukan penyelidikan korban pembiusan berantai oleh Mujianto alias Mentok alias Gentong dengan motif cemburu pada pacar homonya terus bertambah menjadi 15 orang. Dari 15 korban tersebut baru 4 korban yang di ketahui tewas dan dua selamat sedangkan 9 korban lainnya masih belum diketahui nasibnya dan kini masih di selidiki oleh polisi.

Setelah sebelumnya menyebutkan jumlah korban pembiusan oleh Mujianto hanya 6 orang pada Senin, 13 Februari. Siang tadi Polres Nganjuk Jawa Timur mengupdate data terbaru bahwa korban Mujianto bertambah menjadi 15 orang. Penambahan tersebut didasarkan atas pengakuan tersangka sendiri yang telah membius korbannya satu persatu mulai dari bulan September 2011 hingga Februari 2012.

Namun demikian dari 15 korban tersebut baru 6 yang diketahui nasibnya yakni 4 tewas dan dua sekarat, sedangkan 9 korban lainnya belum di ketahui nasibnya sebab tersangka langsung meninggalkan begitu saja korban-korbannya saat dalam kondisi sekarat.

Sementara polisi yang berusaha menggali informasi keberadaan dan kondisi para korban mengalami kesulitan karena seluruh korban berasal dari luar kota dan sikapnya sangat tertutup. Polisi menduga para korban tersebut merasa malu karena mereka dari kalangan gay dan sebelum menjadi korban pembiusan, mereka melakukan hubungan badan terlebih dahulu dengan tersangka.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus pembiusan berantai ini terungkap setelah tersangka Mujianto tertangkap polisi pada Minggu, 12 Februari pagi. Kepada petugas pria yang sehari-hari bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah Mr. J seorang PNS guru di SMP Negeri 6 Nganjuk ini mengaku juga berstatus sebagai kekasih Mr. J yang tak lain majikannya sendiri.

Sehari-hari tersangka tidak hanya bertugas menjaga kebersihan rumah Mr. J saja namun juga bertugas melayani nafsu Mr. J jika sang majikan menginginkannya. Setelah dua tahun bekerja dan menjadi kekasih majikanya tersangka akhirnya mengetahui jika sang pacar gay Mr. J ternyata sangat banyak.

Atas dasar tersebut tersangka menjadi cemburu sehingga diam-diam mengambil data nama dan nomor telepon pacar-pacar Mr. J tanpa sepengetahuan majikanya itu. Pacar-pacar Mr. J tersebut di undang oleh tersangka ke Nganjuk dengan dalih di undang oleh Mr. J. Sesampainya di Nganjuk korban di ajak berkeliling ke sana kemari lalu di ajak berhubungan badan dan ujung-ujungnya diberi minum yang di bubuhi racun tikus.Setelah korbannya sekarat tersangka meninggalkan korban-korbannya di jalan atau di rumah warga hingga menyebabkan 4 di antaranya tewas.

Kepala Seksi SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, Supiyono yang di konfirmasi mengenai hal ini membenarkan bahwa Mr. J adalah guru di SMP Negeri 6 Nganjuk. Pihaknya mengaku juga telah mendapat laporan tentang peristiwa ini. Selain telah meminta penjelasan secara tertulis dari pihak sekolah, Dinas Pendidikan saat ini juga masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian untuk menentukan tindakan yang akan di ambil terhadap Mr. J. (sus)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

facebook comments:

Leave a Reply